KelemahlembutanSabtu, 18 September 2010

Mat 5 : 5 “Berbahagialah orang yg lemah lembut, krn mereka akan memiliki bumi”

Versi Inggris: “Blessed are the meek: for they shall inherit the earth” (KJV)’l

Kelemahlembutan berasal dari bahasa Yunani : PRAOTÊS = PRAOS (kata sifat) = lemah, ringan, lembut

Kelemahlembutan dalam Bahasa Inggris : MEEKNESS = attitude of mind and behavior, which, arising from humility

Dalam Mat 5 : 5, kata lemah lembut (PRAEIS) digunakan untuk menyebut hewan yg telah dijinakkan dan selalu berada di bawah kendali tuannya. Hewan-hewan yg menjadi taat, turut pada perintah dan gampang dikendalikan setelah sekian lama menjalani pelatihan (proses).

Apa upah yang didapat dari sikap lemah lembut ?

Disebutkan dalam Mat 5 : 5 bahwa mereka akan memiliki (mewarisi) bumi (Maz 37 : 11), ini dapat berarti :

  • dpt diterima di lingk. manapun
  • mendapat karunia surgawi di bumi yg baru (seperti Israel masuk Kanaan)
  • pemulihan kuasa/otoritas atas bumi (yg direbut iblis saat kejatuhan Adam-Hawa)

Mari kita telaah ayat-ayat lainnya yang mengandung kata “lemah lembut” :

Mat 11 : 29 “… krn Aku lemah lembut…” = meek = PRAOS / PRAUS

Pada ayat ini, kata lemah lembut berarti kelembutan dalam pembawaan, kelemahlembutan dalam Roh. Scr konseptual : sikap ini adalah lembut plus sabar dlm sikap dan perkataan, tidak mudah mengeluarkan perkataan yang kasar apalagi marah.

Kelemahlembutan terletak pas di tengah di antara ORGILOTÊS (Murka yg teramat sangat dan tdk terkontrol) dan AORGISIA (tidak marah meskipun apapun yang terjadi). Jadi, orang yang lemah lembut, bukan berarti ia tidak pernah marah, namun ia dapat mengontrol kemarahannya.

 

Dalam PB, PRAOTÊS ada 3 macam :

  1. Tunduk kepada kehendak Allah (Co. Daud dalam Maz 143 : 10)
  2. Mau diajari dalam arti tidak sombong untuk menerima pengajaran (Yak 1 : 21)
  3. Lemah lembut

 

Mat 21 : 5 “… Rajamu datang kepadamu. Ia lemah lembut… “, di ayat ini diketahui bahwa lemah lembut merupakan dalah satu sifat Kristus yang patut kita teladani.

Gal 5 : 22-23, menunjukkan bahwa lemah lembut adalah salah satu buah Roh, buah yang dihasilkan oleh Roh Kudus dalam diri setiap orang percaya, sebagai pertanda orang Kristen yg benar

Lemah lembut tdk hy menyangkut sikap hati, tapi jg tingkah laku (behavior).

Lemah lembut erat kaitannya dgn pengendalian diri, kerendahan hati

dan tidak mengandalkan kekuatan sendiri.

 

Teladan dari para Rasul :

Petrus : 1 Pet 3 : 4

  • perhiasan dari roh yang lemah lembut (PRAOS)
  • tidak mendendam, tidak tawar hati dalam kemalangan

Paulus : 2 Kor 10 : 1 ; 2Tim 2 : 22-26 ; Kol 3 : 12

  •  Dasar baginya untuk mengajar : keramahan dan kelemahlembutan

 

Jadi, lemah lembut bukanlah karakter yang lemah, lamban, dan negatif, tetapi bersifat pengontrolan diri.

Orang yang lemah lembut adalah

  • orang yang sesungguhnya memiliki kekuatan dan kelebihan,
  • namun dapat menguasai diri dan mengontrol kekuatannya,
  • tidak menyalahgunakan kekuatan / kuasa yang dilikinya,
  • namun memakainya dengan benar dan bijaksana

 

Mari belajar dari Musa, yang sesungguhnya memiliki kekuatan untuk “menggerakkan hati Tuhan”, dalam perjalanannya ke tanah perjanjian, menghadapi bangsa Israel yang terus bersungut-sungut dan memberontak, namun ia dapat menguasai diri dan mengontrol kekuatannya (tidak terpancing emosi), dan tidak menyalahgunakan kekuatannya (sehingga memusnahkan bangsa Israel), namun memakainya dengan benar dan bijaksana melalui kesabaran dan kelembutannya memimpin bangsa Israel di padang gurun.